Pembentukan Perilaku Religius Siswa melalui Pendampingan Guru Adab dengan Metode Drill and Practice
Keywords:
Perilaku Religius, Drill and Practice, Guru Adab, Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan perilaku religius siswa melalui pendampingan guru Adab dengan metode drill and practice di MI Muhammadiyah 6 Ponorogo. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengungkap bahwa pembentukan perilaku religius di madrasah tersebut dilaksanakan melalui lima dimensi utama berdasarkan teori Stark dan Glock. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dimensi ideologis diimplementasikan melalui program Tahfidzul Qur'an dengan target 6 juz dalam 6 tahun pembelajaran; (2) Dimensi intelektual diterapkan melalui kegiatan bina iman yang terintegrasi dalam seluruh aktivitas pembelajaran; (3) Dimensi eksperiensial diwujudkan dalam program bengkel Adab sebagai layanan konseling khusus untuk siswa dengan perilaku religius fluktuatif; (4) Dimensi ritualistik dilaksanakan melalui pembiasaan sholat Dhuha dan Dzuhur berjamaah serta doa sebelum dan sesudah pembelajaran; (5) Dimensi sosial diimplementasikan melalui kegiatan bakti sosial yang melibatkan siswa secara langsung. Metode drill and practice yang diterapkan secara konsisten oleh guru Adab menunjukkan efektivitas dalam membentuk kebiasaan religius siswa melalui pengulangan dan pendampingan intensif. Pendekatan ini memungkinkan madrasah untuk memaksimalkan peran guru dalam membimbing siswa dengan latar belakang beragam agar memiliki perilaku religius yang stabil dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi lima dimensi perilaku religius dengan metode drill and practice yang didampingi guru Adab secara berkelanjutan mampu membentuk karakter religius siswa secara holistik dan berkelanjutan.
